Senin, 11 Maret 2013

Bentuk Muka Bumi Daratan dan Dasar Laut



Bentuk Muka Bumi Daratan dan Dasar Laut
1. Bentuk-Bentuk Muka Daratan
Bentuk-bentuk muka daratan bisa berupa pegunungan, perbukitan, dataran, cekungan, lipatan, maupun patahan.
·                     Pegunungan dan Bukit
Apabila dalam suatu kelompok banyak terdapat gunung, bentang alam itu disebut pegunungan.
http://4.bp.blogspot.com/-Tk9O8x7Xka4/UOZY_t89ShI/AAAAAAAAAH0/X93uCVgaLMU/s1600/gnung.jpeg

Sedangkan tumpukan tanah yang lebih tinggi dari tempat sekelilingnya dan memiliki ketinggian 200-300 m disebut bukit.
http://2.bp.blogspot.com/-2PW1cI7Iwic/UOZZPaEeQ5I/AAAAAAAAAH8/2wtB19wVkXs/s1600/bukit.jpeg

·                     Dataran
Dataran merupakan suatu bentang alam tanpa banyak perbedaan tinggi antara tempat yang satu dengan tempat yang lain. 
http://3.bp.blogspot.com/-5TbBSVGJVIw/UOZaASw_iJI/AAAAAAAAAIE/YHZv27Jstrw/s1600/dr.jpeg

Dataran pantai adalah dataran yang berada di daerah pantai.
http://1.bp.blogspot.com/-P2T7cP8lDNg/UOZalPQKnxI/AAAAAAAAAIU/5prYrBN5Ee8/s1600/dp.jpeg

Dataran yang terletak di antara gunung-gunung pada ketinggian beberapa ratus meter atau beberapa ribu meter di atas permukaan laut disebut dataran tinggi atau plato.
http://3.bp.blogspot.com/-1fPHpCG-euc/UOZaXAEFtwI/AAAAAAAAAIM/RIIkkI0MfdE/s1600/dt.jpeg
Lembah adalah tanah rendah yang berada di samping sungai.
http://1.bp.blogspot.com/-2ByzIMDZ4rc/UOZa0_st83I/AAAAAAAAAIc/vbHs_WObg4w/s1600/lembah.jpeg

·                     Cekungan
Bentuk muka bumi yang mencekung disebut cekungan. Bagian yang rendah pada suatu cekungan disebut dasar cekungan. Cekungan yang berukuran kecil disebut lekukan.
http://3.bp.blogspot.com/-lfCINNr-qTU/UOZbIqQkX4I/AAAAAAAAAIk/WmU57R6JG_0/s1600/cekung.jpeg

·                     Lipatan dan Patahan
Lipatan terjadi karena adanya tenaga endogen yang bekerja pada satu garis dalam lapisan sedimen dengan tekanan tangensial ( arah horizontal )
http://3.bp.blogspot.com/-O7cy7GVHOSw/UOZbY4RyVuI/AAAAAAAAAIs/LNs5jzqepGI/s1600/lipat.jpeg

Tindakan endogen pada klit bumi dapat menyebabkan lapisan kulit bumi menjadi retak dan patah. Bidang tempat retak dan patahnya kulit bumi itu disebut bidang patahan. Bidang patahan yang telah mengalami pergeseran disebut fault atau sesar.
http://3.bp.blogspot.com/-kYx5qb_odt4/UOZbo0XLsyI/AAAAAAAAAI0/PXI9NNvY_Xs/s1600/patah.jpeg











A.    Pengertian Kenampakan Alam
Kenampakan alam (bentang alam) adalah segala sesuatu yang ada di alam dan terbentuk oleh peristiwa alam. Kenampakan alam yang dapat kita lihat adalah yang ada dipermukaan bumi. Permukaan bumi terdiri atas daratan dan perairan. Bentuk permukaan bumi ada dua yaitu wilayah daratan dan perairan.
1.      Wilayah daratan
Adalah bagian dari permukaan bumi yang tidak difgenangi air dan berbentuk padat Kenampakan alam yang termasuk wilayah daratan adalah sebagai berikut.
a.       Dataran rendah
Dataran rendah adalah wilayah datar yang memiliki ketinggian 0-200 meter di atas permukaan laut. Dataran rendah dimanfaatkan untuk pemukiman, industri dan pertanian.
b.      Dataran tinggi
Adalah wilayah dataran luas yang terletak pada ketinggian di atas 200 meter. Dataran tinggi disebut juga plateau atau plato. Contohnya dataran tinggi Dieng, Dataran tinggi Bone, dan lain-lain. Dataran tinggi cocok untuk pariwisata dan perkebunan.
c.       Pantai
Adalah wilayah perbatasan antara dataran dan laut. Pantai dimanfaatkan sebagai tempat pariwisata. Contoh: Pantai Carita,Pantai Kasih, dll. Pantai juga dimanfaatkan untuk tempat pelelangan ikan dan pembuatan garam.
d.      Gunung
Adalah bagian bumi yang menonjol dengan ketinggian puncaknya di atas 600 meter. Gunung dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu
o   Gunung berapi merupakan gunung yang masih aktif dan sewaktu-waktu dapat meletus. Gunung berapi menghasilkan barang-barang tambang seperti batu, pasir, belerang, dan sumber air panas. Contoh: Gunung Merapi.
o   Gunung tidak berapi merupakan gunung yang sudah tidak aktif lagi. Gunung yang tidak berapi bisa dimanfaatkan untuk kegiatan perkebunan, kehutanan, suaka margasatwa atau tempat rekreasi. Contoh: Gunung Muria.
e.       Pegunungan adalah rangkaian gunung yang sambung menyambung satu sama lain. Adalah bagian dari dataran yang bergunung-gunung. Tingginya lebih dari 700meter di atas permukaan laut, berhawa sejuk dan sering dimanfaatkan untuk tempat rekreasi, peristirahatan, dan pertanian holtikultura. Pertanian hortikultura adalah pertanian yang mengembangkan jenis tanaman sayur-sayur dan buah-buahan. Contoh: Pegunungan Sewu, Pegunungan Jaya Wijaya.
f.       Tanjung merupakan daratan yang menjorok ke laut. Tanjung yang luas disebut semenanjung. Tanjung banyak dimanfaatkan untuk membangun pelabuhan.
g.      Delta adalah daratan yang berada di tengah sungai. Biasanya di muara sungai. Contoh: Delta Sungai Bengawan Solo.
2.      Wilayah Perairan
a.       Sungai
Sungai adalah tanah basah yang selalu digenangi air dan ditumbuhi tanaman. Sungai-sungai diIndonesia sangat banyak. Sungai banyak dimanfaatkan untuk irigasi dan transportasi. Contoh: Sungai Kapuas di Kalimantan, Sungai Kampar di Riau.
b.      Danau, merupakan suatu cekungan di darat yang amat luas dan berisi air yang dikelilingi oleh daratan.Danau ada 2, yaitu: danau alami karena proses alam dan danau buatan manusia. Danau banyak dimanfaatkan untuk pariwisata dan PLTA. Contoh: Waduk Jati Luhur di Jawa Barat.
c.       Selat, ialah laut sempit yang berada diantara dua pulau, misalnya selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatera.
d.      Teluk ialah laut yang menjorok ke darat, misalnya Teluk Cenderawasih, Teluk Banten.
e.       Rawa, merupakan dataran rendah yang digenangi air, rawa baik untuk perikanan dan hutan bakau. Misalnya di sepanjang pantai timur Sumatera
B.     Hubungan Kenampakan Alam dengan Keragaman Sosial Budaya
Keragaman sosial budaya Indonesia dipengaruhi oleh kondisi fisik di Indonesia. Bentuk pemukaan bumi Indonesia yang tidak rata tersebut akan menmberikan pengaruh terhadap kehidupan manusia. Keragaman sosial budaya tersebut menyangkut banyak hal. Seperti pola perilaku, mata pencaharian, adat istiadat dan berbagai bentuk kesenian. Contohnya masyarakat yang tinggal di daerah pantai. Masyarakat petani biasanya akan mengadakan peryaan adat setelah musim panen. Begitu pula dengan cara berpakaian dan kebiasaan masyarakatnya. Semua itu tidak terlepas dengan keadaan alam dan lingkungan setempat.

GEJALA ALAM
Selain harus menyesuaikan diri dengan kenampakan alam, manusia juga menghadapi gejala-gejala alam. Contoh gejala alam adalah:
a.       Gempa bumi, bisa disebabkan oleh aktivitas gunung berapi (gempa vulkanik). Atau jugabisa disebabkan oleh pergeseran lempeng bumi (gempa tektonik).
b.      Gunung meletus, gunung api yang masih aktif bisa meletus sewaktu-waktu. Ketika meletus,gunung api mengeluarkan: magma, batu-batuan, kerikil, abu, dan gas. Magma adalah cairan sangat panas yang terdapat di perut bumi.-
Lava adalah magma yang keluar dari perut bum.
Lapili adalah Kerikil yang dimuntahkan ketika gunung api meletus.
Abu halus adalah muntahan gunung api yang paling kecil.
Awan panas terbentuk dari debu muntahan gunung api yang melayang-layang di udara.
c.       Banjir, Lahan hutandigunduli juga dapat menyebabkan banjir. Banjir juga dapat disebabkan oleh kebiasaan buruk manusia. Misalnya, kebiasaan membuang sampah ke sungai dan ke selokan air.
d.      Kekeringan, menyebakan terjadinya kekurangan air bersih.

Berikut ini merupakan beberapa akibat yang ditimbulkan banjir antara lain;
a. Bangunan dan tempat tinggal, serta harta benda rusak karena terendam air.
b. Penduduk terpaksa meninggalkan tempat tinggalnya dan mengungsi di tempat lain.
c. Pabrik dan kantor-kantor terpaksa berhenti bekerja.d. Jalan dan jembatan rusak.
e. Timbul berbagai macam penyakit, seperti penyakit kulit dan penyakit menular lainnya.
Pengaruh Kekurangan air bersih bagi kehidupan masyarakat di antaranya;
a. Orang semakin sulit untuk mendapatkan air bersih.
b. Untuk mendapatkan air bersih orang harus membeli air dari pedagang air.
c.Banyak penduduk terserang penyakit karena mereka meminum.
d.Memasak, dan mandi memakai air yang tercemar.

Ada bencana alam yang terjadi karena perilaku buruk manusia. Misalnya banjir dan kekeringan. Hal itu bisa disebabkan oleh: perilaku menebang hutan secara sembarangan, perladanganberpindah, dan membuang sampah sembarangan. Perilaku atau tindakan yang dapat menyebabkan kerusakan alam, antara lain:
1.      Penebangan hutan secara liar
Hutan-hutan ini kaya akan sumber daya alam. Hutan dapat menghasilkan kayu. Hutan juga menjadi tempat tinggal  berbagai jenis hewan. Hutan melindungi tanah dan air yang ada di bawahnya. Hutan juga mencegah terjadinya banjir. Tanpa hutan sungai akan mengering. Tanpa hutan banjir akan menerjang.
2.      Ladang berpindah
Masyarakat Indonesia membuka hutan untuk berladang. Setelah lading tersebut tidak subur lagi, mereka membuka ladang di tempat yang lain. Membuka ladangbaru biasanya disertai dengan membakar hutan.
3.      Membuang sampah sembarangan
Membuangnya ke sungai atau ke selokan air. Ini bisaberbahaya, karena dapat menyebabkan banjir. Selain itu, sampa dapat merusak danmembunuh makhluk hidup yang hidup di sungai.
4.      Sampah dari limbah industri ini sangat berbahaya karena mengandung racun. Limbah industry bisa membahayakan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Karena itu, limbah industriharus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang.
Kritik dan Sarannya silakan

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:

Free Blog Templates